Rabu, 21 November 2012


Siapa sosok di balik kemenangan Dani Pedrosa di MotoGP Valencia 2012? Jawabannya bukanlah Casey Stoner yang menjadi partnernya di Repsol Honda. Secara mengejutkan, Dani Pedrosa mengakui bahwa Marc Marquez menjadi sosok penting di balik kemenangan di seri pamungkas MotoGP 2012.
Sekalipun gagal meraih gelar MotoGP 2012, Dani Pedrosa tetap patut berbusung dada. Pasalnya, pembalap Spanyol ini sukses membuat akhir yang manis di seri terakhir MotoGP 2012, Valencia. Ia berhasil finish dan dewasa dalam mengendalikan tunggangannya di saat banyak rider lain tumbang.
Dalam hal ini, ia menyebutu nama calon partnernya di MotoGP 2013, Marc Marquez sebagai seorang guru. Dani belajar betul atas kemenangan Marc Marquez di Moto2 Valencia.
“Setelah balapan yang dilakuka Marquez, saya berpikir untuk meniru apa yang dilakukannya,” demikian tegas Dani Pedrosa.
Marc Marquez kembali menunjukkan keajabiannya. Di seri Valencia kemarin, ia memulai balapan dari urutan ke-33. Namun secara mengejutkan ia sukses meraih podium utama sekaligus menutup gelar juaranya dengan kesempurnaan. Pemilihan ban menjadi kunci sukses Marquez di saat balapan berada dalam kondisi antara basah dan kering.
“Tapi bagaimana pun, saya senang dengan kemenangan ini. Awalnya sangat sulit membuat keputusan dengan ban,” lanjutnya.
Pasca mengakhiri seri Valencia, Dani Pedrosa mengungkapkan kekesalannya lantaran telat dalam menunjukkan kebangkitannya. Ia pun harus rela menjadi runner up di saat ia mengumpulkan jumlah kemenangan yang lebih banyak ketimbang Jorge Lorenzo.
Sebagai catatan, Dani Pedrosa telah memenangai delapan seri yakni di Jerman, Indianapolis, Republik Ceko, Aragon, Jepang, Malaysia, dan Valencia. Sementara juara MotoGP 2012, Jorge Lorenzo hanya meraih enam saja (Qatar, Prancis, Catalunya, Inggris Raya, Italia, dan San Marino).
“Itulah kesalahanku harus menunggu Jorge Lorenzo. Sehingga aku merasa tertekan. Namun semuanya terlambat tapi bagaimana pun aku menikmati kemenangan seri tekahir ini,” tutupnya.